Happy Birthday Itu Apa?

3.08.2013

Beberapa waktu lalu, I'am dan Shaki suka menonton salah satu video di Youtube yang menceritakan seorang anak (bule) yang sedang merayakan ulangtahunnya. Anak itu dan teman-temanya bernyanyi "Happy Birthday To You" terus dia niup lilin yang baru saja dinyalakan orangtuanya. Kemudian sang Ibu bagi-bagiin kuenya. Lucu, kuenya bukan tart, tapi cupcake! Dan, acara yang ditunggu-tunggu adalah, buka kado! :D


Semenjak itu, anak-anak jadi hafal lagunya. Belakangan ini juga mereka suka minta dicariin lagi videonya. Tapi saya ngga inget sama sekali apa judulnya atau siapa pelakunya (baca: uploader). Walhasil, saya search aja kata kunci happy birthday atau happy birthday song atau langsung menuju ke salah satu channel: Tutitu.

Di Tutitu, anak-anak bisa mengenal berbagai macam benda yang dirangkai satu-persatu dengan animasi. Salah satunya si Happy Birthday Cake ini, yang suka saya kasih liat ke anak-anak kalau mereka minta lagu Happy Birthday.

Jadi, kemarin itu I'am ke dapur dan, seperti biasa, narik kursi supaya bisa dekat sama meja jadinya dia bisa lihat-lihat apa aja yang ada di atas meja dapur emaknya *ketauan deh rame mejanya*. Di atas meja dapur, ada kotak kue yang I'am kenal. Biasanya kotak kuenya gede, tapi kali ini kecil. Meski udah lama ngga pernah beli kue tart, I'am masih hapal sama kotak kue itu rupanya. Langsung deh dia ribut minta kuenya.

"Wuu, ada kue!" serunya sambil narik kotak kuenya.

"Emang mas I'am suka?"

"Suka!"

Begitu dibuka, jeng-jeeeeng.. Isinya bukan kue tart, dan dia kecewa.

Baklava, makanan khas Timur Tengah

"Mama, ada happy birthday!" katanya.

Lah, saya bingung, dong! Apa coba maksudnya dia ngomong happy birthday? Terus saya tanya, "Apa, Mas?"

"Ada happy birthday!"

"Ada Happy birthday...? Emang Mas I'am tau happy birthday itu apa?"

"Kue!"

Gubrak! Ini mesti gara-gara sering nonton video Happy Birthday di YouTube, yang semua isinya kue, jadi ngira happy birthday itu kue! Hahahahahaha!


Saya emang nggak pernah merayakan ulang tahun anak-anak. Jadi, wajar aja, kalau anak-anak saya ngga ngerti acara ulangtahunan atau apa itu ulangtahun :D

Bagi saya dan suami, momen ulangtahun bukan merupakan momen yang penting untuk dirayakan. Kami melewatinya sama seperti hari-hari biasa lainnya, ngga ada yang spesial. Begitu pun dengan hari ulangtahun pernikahan. Tanpa kado. Kami hanya selalu berdoa, tidak harus di hari ulangtahun, tetapi setiap hari. Karena dengan berdoalah perasaan kami bisa mengikat satu sama lain. Tidak harus ketika berdoa pada perayaan ulangtahun. Semoga I'am dan Shaki pun mengerti, bahwa orangtuanya ini sebenarnya irit :D
***

"Postingan ini diikutsertakan dalam Give Away Ultah Samara"

18 comments :

  1. I'm kuenya buat tante boleh? kepingin nich

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh, tante :) ini masih ada, I'am sama Shaki ga doyan :D

      Delete
  2. Tante jg penasaran sm kuenya I'am deh...
    Ulang tahun adalah hari lahir dan bagaimana cara menyambutnya kembali ke pilihan kita masing2 ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu kue mamanya, tante :D
      iya, mba. betul, kembali ke pilihan kita masing2 :)

      Delete
  3. penasaran pengen nyobain baklava, bun. hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. muaniiiiisss banget banget rasanya! ini aja saya ga abis2 makaninnya. anak2 ga ada yg doyan soalnya :D

      Delete
  4. ehehe lebih baik anak2 tidak tahu namanya happy birthday ya mbak.... biar tetep bisa ngirit karena ga bakalan merengek minta kado ulang tahun :)

    ReplyDelete
  5. wah setuju ama maksdnya mbak...tapi mungkin memberikan kejutan sesekali pas ultah juga seruuu... :)
    good luck GA-nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup! mungkin nanti kalau mereka udah gedean kali, ya? hihihi *tetep ngirit* :D

      Delete
  6. seru juga nih tulisan mbak, bikin pencerahan...siip deh :)

    ReplyDelete
  7. hehehe...lucu banget sih I'am :)
    toss dengan pernyataan yg terakhir : bahwa sebenernya orangtuanya irit :D

    makasih ya sudah berbagi cerita dan ikutan GA Ultah Samara

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhah iyah bener2 irit yah.
      maap mak, sebenernya cuma pengen ngeramein GAnya aja, wong tulisanku ini ga nyeritain perayaan ultah sedikit pun :D

      Delete
  8. hahaha lucunya mas I'am! pngen nyubittt dehhh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheheh boleh sini tante, itu juga kalo dapet. si I'am suka kabur kalo tau mau kita gemes2in pipinya, emaknya aja suka sebel sendiri -__-

      Delete
  9. Baklava, makanan khas Timur Tengah (turki) ya mbak, rasanya sangat manis, namun sangat nikmat jika di nikmati dengan segelas teh turki atau mocca turki

    ReplyDelete
  10. salam....dear isti
    senang kenal dengan kamu, juga baca semua cerita2 selama tinggal di suly...begitu hidup en mengalir dengan gaya bahasa isti yang apa adanya.... sukses selalu yaaaa

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^