[Remake] Terbangun

5.06.2013

Buat Lampu Bohlam
___________________

Hari ini aku presentasi di depan klien. Dengan langkah pasti aku berjalan setengah berlari sambil berusaha tenang.

"Gawat!"aku melirik jam di tangan, 

Sudah lewat 3 menit! Kupercepat lariku, walaupun tahu bahwa itu hanyalah usaha sia-sia. Aku sudah telat!

Tidak apa-apa, kataku menenangkan hati. Aku mulai memasuki ruangan dan mengetuk pintu. Seketika semua mata di dalam ruangan ini melihat ke arahku.
Kututup pintu tadi dengan perlahan, dan berbalik menghadap mereka lagi.

"Maaf, saya terlambat," kataku membuka suara. 

Mereka diam saja. Seperti ada yang aneh, mereka semua melihatku dengan tatapan seperti ingin menerkam. Kuletakkan kacamataku dengan benar. Astaga! Jantungku berdegub kencang.

Aku melihat sahabat kecilku di salah satu kursi yang mengelilingi meja. Dan, di sampingnya ada nenek dan kakekku. Aku makin bingung, dan jantungku berdegub makin kencang.

Kulihat di sampingnya lagi, ada mantan pacarku! Ada apa dengan mereka semua? Mereka semua kan sudah mati!

Salah satu di antara mereka melambaikan tangan kepadaku, mengajakku duduk di sana. Aku makin bingung, dan jantungku masih tetap berdegub kencang. Kencang sekali. Aku menatap mereka heran.

Mereka tidak bersuara, tapi kini semuanya melambaikan tangan kepadaku dan mengajakku duduk di sana.

Ada apa ini??, batinku.

Tiba-tiba pintu diketuk. Aku mendengar namaku dipanggil oleh seseorang yang mengetuk pintu.

Ah, aku tak kuasa menghampiri pintu, jauh sekali. Seperti ada yang menghalangiku dengan pintu. Kudengar namaku diteriakkan dari luar pintu sana.

"RONALD!"

Aku terbangun dengan napas terengah-engah. Lalu kulihat sekelilingku; selimut, guling, jendela, lemari, pintu. 

Ah, aku bermimpi!, kataku dalam hati. Aku masih di kamar.

"Ronald, BANGUN!" teriak Ibu dari luar kamar.

Kuhampiri pintu dan memutar kunci. Klek. Pintu terbuka.

"Aku mimpi aneh, Bu."

"Makanya abis sholat Subuh jangan tidur lagi! Ini udah jam 7 belum berangkat kerja. Bukannya kamu ada meeting hari ini?" timpal Ibu.

"Oh, iya!"

Aku bergegas mengenakan kemeja, berkaca sebentar mengatur arah sisiran rambut, dan tidak lupa parfum CK One refill kusemprotkan ke depan badanku.


*


"Ah! Pake ada truk container segala lagi!" seruku sebal.

Kulirik jam di tangan. Sudah hampir terlambat. Aku harus melaju cepat, atau aku akan terlambat meeting. Kugas motorku dengan kecepatan tinggi. Jalan menuju kantorku memang banyak dilalui truk-truk besar seperti ini. Bersyukur jalur sebelah kanan kosong. Truk yang menghalangiku tadi bukan main panjangnya!

Aku bersiap membelok melewati truk. Namun motorku tersenggol. Aku terjatuh. Kudengar sahut-sahutan bunyi klakson truk membahana. Kemudian kepalaku pening seperti pecah rasanya. Gelap.

Kemudian orang-orang berdatangan mengerumuniku, tapi tak ada satu pun yang berani menyentuhku. Aku berusaha bangun sambil menahan pening di kepala. Kupaksakan berdiri, ringan sekali badan ini.

Oh, ternyata tadi aku terjatuh di kolong truk. Dan kulihat motorku berada tepat di belakang ban depan truk dari arah berlawanan. Di sampingnya ada jasadku. Dengan kepala yang hancur terlindas truk.

***


Catatan: Remake story ini saya ubah di bagian endingnya. Cerita asli bisa dibaca di sini.Saya masih berkabung atas kejadian yang menimpa sahabat saya, alm. Hanif Humardhani a.k.a Dani Brasco, yang meninggal hari Minggu kemarin karena kecelakaan seperti yang saya tulis dalam cerita ini. Selamat jalan, Dani. Semoga amal ibadahmu selama hidup diterima disisi-Nya. Semoga matimu dalam keadaan khusnul khotimah. InsyaAlloh mati syahid, ya, Dan. *kan, nangis lagi abis liat fbnya* TT__TT

Hati-hati jika berkendara, ya, temans! Mati itu datangnya sewaktu-waktu. Penuhi harta kita dengan ibadah. :)




3 comments :

  1. Ahhhhh.... Aduh, aku jadi merinding. Naudzubillah min dzaliik.
    Ikut duka cita mbak.
    Ngenes dan ngilu banget kisahnya.

    ReplyDelete
  2. turut berduka cita atas berpulangnya sahabat mbak Isti. Smoga amal ibadah Alm diterima Allah SWT.

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^