Transit Nyaman dengan Anak di Dubai International Hotel

10.20.2013

Oke. Sebelumnya, saya mau jujur dulu. Tulisan ini asli pengalaman saya, tapi sayang, waktu itu saya sama sekali nggak kepikiran untuk mendokumentasikan kamar hotelnya seperti apa. Jadi, foto-foto yang ada di sini kebanyakan saya ambil dari web hotelnya.
Waktu itu, Februari 2012, saya dan anak-anak melakukan perjalanan paling panjang pertama selama hidup kami. Terbang dari Jakarta ke Sulaymaniyah, Irak, dengan total waktu 11,5 jam di atas pesawat ditambah transit di Dubai selama 14 jam. Wogh! Nggak usah dibayangin, ya! :D

Beberapa kali menginap di hotel, menurut saya, hotel inilah yang paling menyenangkan. Dan, beberapa kali transit di Dubai, cuma di Dubai International Hotel yang bisa istirahat nyaman tanpa capek meski sama bocah.. Apa pasal? Yuk, mari kita runut satu-satu di bawah. ^_^
1. Terletak di Dalam Area Bandara

Airport & Hotel
http://www.dubaiintlhotels.com/photogallery-en.html
Di bandara? Iya, di bandara. Di dalamnya. Wow! Jadi, kayak apa gedenya, ya, bandaranya? Gedeeeee banget! Bahkan terbesar di dunia! Kabarnya, sih, Turki mau nyaingin, nih. Jadi, bandara Dubai itu ada beberapa terminal, salah satunya adalah terminal 3 yang biasanya tempat transit dari berbagai belahan dunia. Bisa dibayangkan, ya, gimana ramainya bandara ini? Di terminal inilah si hotel itu berada. 

Nah, dengan adanya hotel di sini, memudahkan para pelancong yang biasanya transit berjam-jam di Dubai. Selain hotel ini, nggak ada lagi hotel lain di bandara, kecuali kita keluar dari bandara, yang mana harus mengajukan visa dulu sebelum keluar.

Saya sendiri belum pernah ke Dubai. Dan ketika tiba di bandara saat itu, kalau saya nggak pergi bareng suami, saya bisa keder sendiri, deh. Saat itu kami tiba di Terminal 3 bandara Dubai sekitar pukul 05.30 waktu UAE. Otomatis, karena perjalanan yang memakan waktu 7-8 jam dengan duduk saja, ditambah lagi saya memangku Shakira yang baru genap setahun usianya, lelah makin mendera. Masuk ke dalam Terminal 3 suami saya langsung mengajak ke hotel.

Beruntung sekali kami masih mendapatkan kamar yang kosong. Hanya ada dua kamar yang kosong saat itu, saya lupa tipe apa. Saya pun lupa kami ambil kamar yang tipe apa. Saya hanya ingat untuk menginap di sini ada beberapa pilihan waktu; di antaranya ambil menginap 6 jam dan 12 jam. Untuk biaya, yang 12 jam tidak terlalu jauh dari yang 6 jam. Waktu itu kami membayar sekitar 250-an USD untuk 12 jam, kalau ngga salah ingat, tapi akhirnya ngga sampai 10 jam kami udah check-out demi mengejar penerbangan selanjutnya. Kebetulan suasana saat check in sedang riweuh, maklum punya bayi, jadi bawaannya pengen cepat-cepat ketemu kasur aja. Hihi.

Kursi panjang untuk istirahat dan tidur-tiduran di area bandara
Di area bandaranya sendiri, sebenarnya banyak disediakan fasilitas umum semacam kursi panjang untuk tidur-tiduran. Banyak turis yang memakai kesempatan ini. Jika kita bepergian dengan anak, pastinya tidur di kursi bukan merupakan pilihan yang tepat. Apalagi yang dibawa itu bayi, dan masih ASI. Sudah pasti, ya, kamar yang nyaman sangat diidam-idamkan.

2. Kursi Pijat Otomatis

Executive Room - Concourse B Terminal 3
Layaknya orang yang kelelahan, pasti butuh dipijat. Di setiap kamar di hotel ini, tersedia kursi pijat otomatis. Wah, enak, kan? Nggak perlu minta tolong suami atau anak, hehe. Bisa lakukan sendiri, kok!

Kalau kita lihat foto di samping ini, kursi pemijatnya ada di dekat jendela. Gimana, nyaman, kan? Lelah yang dibawa dari pesawat dan hiruk-pikuknya suasana bandara, hilang kalau udah masuk kamarnya! Selesai mandi, pijat-pijat, sampai tertidur. Hmm relaksasi yang tenang. Isn't it lovely? ^_^

Tapi saya nggak bisa menikmati kursi pijatnya dengan nyaman. Soalnya anak-anak saya rebutan mainin remote-nya. Hahaha. Jadilah kami pencat-pencet di kasur aja. :D

Sebenarnya masih banyak lagi fasilitas untuk kamar-kamar yang harga tingginya, tapi nggak saya masukkan di sini karena saya sendiri belum pernah menggunakannya, alias belum pernah booking kamar yang mahal, hehe. Ada beberapa kolam renang pribadi, ada juga ruangan meeting. Silakan dilihat sendiri di webnya. :)

Foto yang tersisa dari kamar hotel di atas.
Ini anak saya, ya! :p

3. Belanja Suka-suka

Airport & Hotel
Duty Free. Belanja di sini bebas pajak. Foto dari sini
Selesai dengan aktifitas relaksasi? Yuk, kita keluar kamar sebentar lihat-lihat 'pemandangan'. Hehe. Ada banyak yang bisa kita lihat di laur. Tentunya, counter-counter yang membuat mata kita terpesona.

Di sini, kita bisa belanja mulai dari jajanan seperti coklat. Aneka macam dan merek coklat ada di sini. Mulai dari selai coklat, permen coklat, sampai coklat kotak pun ada. 

O'ow, negara tujuan kita ternyata sudah bersalju! Dan kita belum punya sepatu boot. Mau belanja sepatu boot di sini? Bisa, kok! Bagus-bagus pilihannya. Dari yang berbahan suede, kulit imitasi, sampai kulit asli juga ada. Siapkan saja kantong yang tebal, hehe. Bukan karena mahal, tapi bingung milihnya, jadi bisa-bisa belinya dua, deh! :D

Mau makan? Tenang, di sini ada restoran shushi seafood, McD, Burger King, dan resto-resto lainnya yang saya nggak hafal namanya. Nggak hafal karena nggak pernah ke situ, seringnya ke McD doang, cari yang ada ayamnya, hahaha. Oh ya, jangan harap bisa ketemu nasi, ya, di sini! Jadi, kalau kamu niat makan di bandara, sedia payung sebelum hujan. Saya selalu membawa nasi bungkus dari Jakarta, hahaha. :D Kalau nggak bisa keluar kamar, tenang, kita bisa telpon dari kamar untuk memesan makanan hotelnya. Mudah, kan?

Nggak mau belanja karena mahal? O'ow, jangan salah! Semua yang dijual di sini bebas pajak. Duty Free! Hmmm bawa anak-anak pun bisa kalap belanja di sini! Ada toko buku anak-anaknya juga. Tuh, kan, secara lokasi udah enak banget buat pelancong yang jam transitnya lama seperti saya waktu itu. Sedikit tip dari saya, perhatikan jadwal penerbangan selanjutnya dan ada di terminal berapa. Jangan sampai terlambat karena alasan beda terminal dengan hotelnya. :)


Numpang narsis sebentar, ya :)
Booth Ferrari yang menarik hati di area Duty Free ^_^




Sedikit mau curcol aja, ada kejadian lucu waktu itu. Tas ransel suami saya hilang! Kami baru sadar ketika sudah berada di dalam kamar hotel. Dan, isi tasnya itu ada laptop, dan berbagai keperluan bayi seperti diaper, susu toddler, dan baju ganti. Kami panik. Tapi, tenang aja, di luar hotel ada counter yang menjual peralatan P3K dan perlengkapan bayi. Suami saya keluar sebentar, dan kembalinya sudah dengan diaper, susu buat si toddler, dan McD. Hehe. Lalu tasnya gimana? Ternyata, tas kami ketinggalan di scanner. Untung suami saya lapor dan ditanggapi dengan baik. Kembalilah tas kami dengan selamar tanpa ada kurang satu pun. :)

Jadi, saya merekomendasikan Dubai International Hotel ini bagi Anda yang bepergian jauh dengan anak kecil dan transit lama di terminal 3 atau 1 di Bandara Dubai. Dekat, praktis, dan nyaman. ^_^

Booking Hotel Sekarang!

Apa coba yang nggak enak dari hotel ini? Yang nggak enaknya adalah, kalau kita belum booking dari jauh-jauh hari, jangan harap bisa dapat kamar! Waktu itu saya termasuk beruntung bisa dapat kamar yang kosong. Kali kedua dan ketiga kami transit di sana, mau ambil kamar juga, daaaan penuh! Eh, masih ada nyisa satu kamar, tapi itu kamar VIP. Uwow banget, deh, harganya. Sekitar 800 USD untuk yang 6 jam. Waks! Nggak jadi, deh. Untung anak-anak sekarang udah gede, diajakin jalan beli coklat juga pada diem, hihi.

Jadi, gimana biar kita nggak kehabisan kamar ketika transit di Dubai? Booking dari sekarang! Kan kita punya jasa pemesanan hotel online, dipakai, dong! Biar akurat juga. Belum pernah pesan online? Atau bingung mana yang rekomendasi? Coba, deh, di VoucherHotel.com. Di sana murah-murah! :D Jadi kalau kita udah pasti berapa lama transitnya, meluncurlah segera ke VoucherHotel.com.

Isi kolom yang kosong dengan kata kunci "Dubai International Hotel", nanti keluar, deh, tuh, hotelnya. Nah, pilih mau kamar yang tipe apa, banyak, kan? Iya, banyak, karena kita pesannya ngga dadakan. Kalau bingung mau pesan yang mana, bisa dilihat di "Informasi Kamar dan Kebijakan". Harga yang tertera adalah untuk dua orang dewasa. Kalau bawa anak-anak gimana? Bisa gratis, kok, sesuaikan aja dengan tipe kamar yang kita ambil. Gampang, kan?

Sesuaikan juga dengan budget yang kita punya. Biasanya, kamar yang ditampilkan paling atas adalah rate yang terendah. Jadi, saran saya, cepat booked yang paling atas aja, sebelum kehabisan. Lalu, tinggal kita sesuaikan aja tanggal check in dan check out-nya, beres, deh! Pilih metode pemesananya, kemudian tunggu beberapa saat, nanti diberi konfirmasi pembayarannya.

Terus, kalau lagi nggak pegang laptop tapi mau pesan saat itu juga, gimana? Bisa, kok, pakai BBm juga. What's App juga bisa, lho! Tunggu apa lagi? Takut data kita disalahgunakan? Tenang, VoucherHotel.com nggak akan menyimpan data kartu kredit kita karena langsung diproses melalui secure payment processor international

Selesai, kan? Nah, kalau udah booked gini kan enak nih perjalanan kita nantinya. Tenang, deh, nggak perlu pusing-pusing nyari hotel di luar bandara. Cukup yang di dalam saja dan bisa kemana-mana. Selamat berlibur! ^_^

10 comments :

  1. nayman sekali nampaknya mba...kapan ya aku bisa ngerasain heeee

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nyamaaan apalagi pas duduk di kursi pijatnya. aah berasa dunia di luar itu adem ayem ajah. :D

      Delete
  2. Worth it dg kenyamanan yang didapat, Mbak. Saya pernah pake kamar Hrga segitu tapi fasilitas nya ga senyaman itu. Hehe.

    Btw, ini lomba ya, Mbak? Semoga sukses lombanya.

    Baca ceritanya seperti lagi di tekapeh. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, tapi mihil mak. wkwkkwkwk
      makasih ya udah mampir :)

      Delete
  3. Wahhh bguna bgt info ini mba! Aku rencana transit di dubai 10 jam, udh mau nangis aja mikirin bosen apalg nyampe dubai midnight! Jd klo ke hotel ini ga usah ngurus visa ya? Alhmdlh bgt nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, makasih ya udah mampir ke blog saya. Mohon maaf balasnya lama, kemarin2 saya sedang mudik jadi jarang buka blog. :D

      Tenang, di Dubai ga bakalan bisa bosen apalagi nangis. ^_^ Kalo kamu mau ke hotel ini, ga perlu urus visa. Tapi, saran saya ya harus book dari jauh2 hari karena biasanya kalo dadakan suka penuh. Misal no option, kamu bisa ke luar bandara. Visa diurus sekalian pas kamu booking hotelnya. Jadi biaya yg kamu keluarin nanti udah sekalian hotel+visa. Kalau kamu rasa terlalu besar biayanya, bisa kok minta hotel yg bintangnya 3 aja. Tapi ya dapet hotelnya agak jauh dari bandara. Dari pihak travelnya nanti dijemput pake bus atau elf biasanya untuk ke hotel dan ke bandaranya. ^_^

      Delete
  4. Hai mba! Itulisan ini mbantu sekali! Mau tanya, saya coba book hotel ini tp kok ga ada pilihan rate 12 jam ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Mba. Trimikisi ya udah mampir ke sini. ^_^
      Mohon maaf juga balasnya lama, kemarin saya sedang mudik jadi jarang buka blog. :(
      Kalau kesulitan, coba ke webnya langsung aja di http://www.dubaiintlhotels.com/. Waktu itu saya booking 12 jam langsung di resepsionisnya, Mba. :D

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. kursi pijaaat owalaaaaaah enaktuh :D

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^