Belanja Keperluan Bayi di Babyshop, Mall Centrepoint

11.24.2015

landmarkgroup.com

Mall Centrepoint


Awalnya, sih, cuma pengin lihat-lihat aja toko perlengkapan bayi baru di Suly. Tempatnya gede. Satu gedung mall isinya cuma bebajuan aja, dong. Hahaha. Lantai bawah untuk orang dewasa, lantai atas untuk bayi dan anak-anak. Jalan-jalan ke situ, jadi bikin mupeng liat baju-baju bayi lucuk. Untung aja udah ketahuan apa kelamin si bebinya. Jadi mantep, deh, untuk belanjanya.


Tapi ternyata, mahal-mahal juga, yak. Hiks. Semua harga saya counter ke rate Rupiah. Pastinya jadi muahal. Satu buah dress hangat (perkiraan nanti kan lahiran pas winter), bisa tiga-empat ratus ribuan rupiah harganya. Huhuhu. Nggak jadi ambil. Padahal bahannya enak dan lembut, tebal, motifnya nggak norak, dan warnanya anti-mainstream pula: monochrome. Jadinya saya balik kanan dan ambil yang setu set isi banyak macam gini. Harga hampir sama tapi dapetnya akeh! Hahaha, dasar emak-emak, ya!

Baru diangkat dari jemuran, masih keriting belom disetrika. :D

Karena waktu itu masih jauh banget dari HPL, jadi saya cuma beli sleepsuit macam di atas aja. Saya ambil dua set, satu setnya ada yang isi tiga, ada juga yang isi buanyak. Nama tokonya Babyshop, adanya di Mall Center Point. Nah, usut punya usut, Babyshop ini ternyata asalnya dari Bahrain dan sudah punya beberapa store di UEA, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Kenya, Pakistan, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya. Store-nya juga ada di dalam Centrepoint semua rata-rata. Hmm, paling enggak, untuk kualitas nggak diraguin lah ya, tapi harga masih lebih murah dibandingkan dengan produk-produk Mothercare, lho.

Kunjungan kedua kalinya, baru aja minggu kemarin. Udah merasa lega nggak punya plasenta previa, jadinya bisa belanja lagi. Sekalian untuk mengisi tas yang akan dibawa ke Rumah Sakit ketika waktunya bersalin nanti. Sekarang sudah 30 minggu usia kandungan saya. Tas harus terisi paling lambat ketika 32-34 minggu nanti. Sebentar lagi, dan belum lengkap semua keperluannya.

Waktu mau belanja kemarin, bukan cuma saya aja yang excited. Anak-anak juga ikutan semangat, sampai-sampai Mas I'am nulis checklist yang mau dibeli. Pas masih di mobil, dia tanya apa aja yang mau dibeli, saya kasih tau. Saya nggak tahu kalau dia tulis di buku. Baru tahu pas udah turun dari mobil, dia masih megang buku catatan dan pensilnya. Lalu saya lihat checklist yang dia buat di bukunya.
Meski penulisannya ada yang nggak bener, Mama terharu, Mas. :')

"Bantal bayi, cek!"

Begitu masuk ke dalam mall, dia langsung menyebutkan barang nomor satu di daftarnya. Dan sibuk mengingatkan saya supaya belanja sesuai urutan nomornya. Hahaha. Saya punya asisten yang lucu! Anak ini memang tipe yang straight to the rules. Kalau begini ya harus begini, begitu ya harus begitu. Titik. :D

Kalau adiknya, Shaki, bantuin saya pilih warna. Udah pasti ini, sih, dia milihnya pink semua, secara dia penggemar pink. Ada kejadian lucu. Waktu bingung milih selimut tebal bermotif bunga, ada dua pilihan warnanya; ungu dan pink. Saya naksir yang ungu dan mau ambil yang ungu. Tapi malah iseng nanya-nanya ke Shaki dulu. Ketebak, kan, dia pilih yang pink dan ngambek kalau saya ambil yang ungu. Sementara saya dengan berat hati masukin yang pink ke dalam keranjang belanjaan. Hahaha.

"Dasar cewek! Udah punya pilihan sendiri pake nanya-nanya segala!" kata suami saya.

LOL.


Plus-Minus Belanja di Babyshop


babyshopstores.com

Plus


Beberapa kali mengunjungi toko bayi di Suly, rata-rata tempatnya kecil tapi bertingkat, bikin capek naikin tangganya. Mana bagian stroller dan baby box adanya di lantai atas pula. Fiuh... Nah, kalau masuk Babyshop ini, saya merasa nyaman. Tempatnya cukup besar, terdiri dari satu lantai penuh hanya untuk keperluan baby and kids. Nggak perlu capek-capek naik tangga, eits tapi ada eskalator dan lift, kok, di sini. Ya, namanya juga di dalam gedung mall, ya.

Perlengkapan kebutuhan bayi baru lahir cukup lengkap, dari selimut, sarung tangan bayi sampai winter romper juga ada. Tebal-tebal, lucu-lucu, banyak pilihan motif dan warnanya juga. Rasanya pengin diambil aja semua kalau nggak ingat di Indonesia nggak ada winter. Hahaha. Harganya juga lumayan menurut saya, daripada Mothercare jauh lah ya, hihihi.

Perlak a.k.a waterproof mat :D
Yang bikin saya suka, di sini juga ada dijual stroller, baby box, bouncer, baby swing, baby table changing, sampai nursing pillow, dan maternity pillow juga ada. Aaaah perlu, nggak, sih, pillow-pillow itu dibeli juga? Kok ya jadi berasa perlu dan butuh kalau udah lihat yang begituan. Huhuhu. 

FYI, saya tadinya pesimis perlak juga dijual di Suly. Eh, ternyata ada di sini, namanya waterproof mat. Hahaha, iya juga ya, perlak kan alas tahan air. Tapi bahannya nggak kayak di Indonesia yang tebal dan ada yang seperti karet. Bahan atasnya kain lembut, tapi alas bawahnya plastik. Nggak bisa dipakai bolak-balik, deh. Hahaha. Dan benar aja, perlak ini bukan keluaran Juniors, merek yang mendominasi isi Babyshop, tapi diimpor dari Taiwan.

Baju-baju hamil dan menyusui juga ada di sini. Tapi, terbatas. Sedikit sekali, dan menurut saya masih mahal harganya. Padahal, sih, sama dengan harga winter romper si bebi bala-bala tadi, tapi entah kenapa, saya lebih suka belanja baju meyusui di Indonesia, di toko-toko online langganan saya. Lebih murah, hehehe. 

Selain perlengkapan bayi, juga ada untuk anak-anak balitanya. Pun untuk anak yang di bawah 12 tahun, mereka masih meyediakan pakaian dan aksesorisnya juga. Dari legging, winter jacket, winter hat, sampai jepitan rambut juga ada. Tenang, harga bersaing, kok, dengan store lain macam LC Waikiki dan Red Tag.

Minus


Walaupun terbilang lengkap, tapi untuk urusan perminyakan toko ini masih kurang. 

((PERMINYAKAN))

Maksudnya, kayak baby oil, gitu. Sama baby lotion, bedak, sabun, sampo. Yah, gitu-gitu, deh. Saya sampai keliling-keliling tapi nggak nemu juga. Ya udah, deh, jadinya saya putuskan cari di toko bayi lainnya aja. Di Mothercare atau Chicco ada biasanya, sih. Kebetulan di Suly ada Mothercare dan Chicco.

Untuk baby box cukup banyak pilihannya, tapi kebanyakan yang kayu gitu. Saya cari yang travel cot, jadi bisa dilipat dan bisa dibawa ke Indonesia nantinya. Sayang, mereka cuma punya satu pilihan aja dan itu, menurut saya, harganya mahal. Sekitar tiga ratus ribuan dinar Irak, sementara saya pernah ketemu yang mirip-mirip harganya ada yang cuma seratus ribuan aja. Memang, sih macem-macem, ya. Ada yang lengkap dengan table changing-nya, ada yang enggak. Tapi mereka emang cuma punya satu model aja, jadi saya skip.

landmarkgorup.com

Stroller? Cukup banyak pilihannya, namun yang di Suly ini nggak banyak merek terkenal yang ikut nangkring. Hanya didominasi oleh Juniors, dan sedikit Graco. Padahal, kalau lihat di website-nya Babyshop, ada merek seperti Quinny, Graco, Maxi Cosi, Ferrari, selain merek Juniors dan Giggles. Nggak enaknya, semua stroller yang di-display, nggak ditulis dengan lengkap apa tipenya, cuma sebatas "baby stroller" gitu aja.

Nggak seperti di beberapa toko bayi di Indonesia, yang kalau kita belanja dilayani oleh satu mbaknya dan kita cuma tinggal duduk manis aja sementara dia yang nyariin. Di sini, enggak. Semua dilakukan sendiri. Saya keliling sendiri, cari sendiri. Mbak-mbaknya nggak banyak, eh mas-mas, ding. Pun lagi pada sibuk ngatur sana-sini. Bukan cuma di toko bayi mall Centrepoint ini aja, sih, tapi di hampir seluruh toko bayi di Suly nggak ada pelayan khusus ibu-ibu hamil yang belanja. 

Jadi, kalau kamu sedang hamil dan mau nyari keperluan bayi, di Suly, mendingan disurvei dulu toko bayi yang mau didatangi, diingat-ingat di toko itu apa yang ada dan nggak ada. Ini memudahkan kita ketika hari H belanja tiba. Nggak bakalan ada acara muter-muter sendirian nyari barang yang nggak ada di toko bayi tersebut. Ya, itung-itung sekalian cuci mata lah ke toko bayinya, hehe.

Satu lagi kekurangannya. Karena mall ini masih termasuk baru, jadi lantai gedungnya hanya baru tersedia untuk produk dewasa dan anak-anak aja. Lantai untuk restorannya belum selesai. Sayang banget, padahal kalau belanja, kan, bisa lama. Atau malah sengaja dipas-pasin dengan waktu makan siang atau malam. Tapi karena restorannya belum siap, jadi kalau mau belanja ke sini, jangan lama-lama. Atau nggak mending makan dulu biar nggak kelaperan pas belanjanya.

Sekian review dari saya dan terima gaji akhir bulan. :)))

15 comments :

  1. Oooo nggak di indonesia toh ...
    wah pengalaman seru mba bisa tinggal di negeri orang yang damai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehehe dibilang damai sih nggak juga, Mas. Kalau aja Mas tahu sebenarnya saya ada di negara mana tinggalnya.... :D :D :D

      Delete
  2. Duuh si Masnya baik banget. Sudah ready jadi abang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak, alhamdulillah. Saya juga nggak nyangka dia segitu perhatiannya. :))

      Delete
  3. Mas Iam hebat, udah jadi asisten mama.. Shaki juga seru nih, bisa bantu milih warna, walaupun pink semua..hehehe
    Urusan nama adiknya gimana nih, pada kasih usul nama juga nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha urusan nama, Shaki yang suka kasih ide. Tapi suka macem karena yg disebut nama2 temen sekolahnya semua :D :D :D

      Delete
  4. oh.. mbaknya di Irak ya?? brb ah.. mau cari postingan tentang irak :) pasti seruuuuuuu

    ReplyDelete
  5. Kemarin belanja baju bayi ma Athar, ealaah malah dia sibuk bilang mau tidur di tempat tidur bayi *elap keringat*.. Di sana gak ada toko grosiran ya mak *digetok mak Isti* heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhahahaha samaaaaa. Ini juga sama anak2 mau ditidurin pas udah di rumah >__<
      Grosiran ga tau deh, kayaknya ada di pasar, tapi di dalem mall juga. Tetep mahal menurut aku jatohnya. Pernah ke sana soalnya pas mau beli kado. Harganya ga sama dengan yg di Indo. Padahal barang sama persis. -___-

      Delete
  6. Duh, pengalaman banget ya, mba. Di negeri orang lagi.

    Semoga semuanya lancar

    ReplyDelete
  7. sampe harus bikin ceklis ya mba?? kayak bikin ceklis pas kawinan dong ini nanti
    huwahh, aku tak mempersiapkan diri dulu mumpung usia kandungan masih muda, nyari info sana sini dulu haha.. sehat terus ya mbaa,, semoga lancar lahiran nanti ^^

    ReplyDelete
  8. blom ada restoran biar yang dateng spesial buat belanja gak buat makan kali ya... :D

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^