Cheesy Garlic Bread

12.16.2015


Garlic bread, biasanya disajikan untuk makanan pembuka atau appetizer. Tapi, kalau di keluarga saya, nggak laku, tuh. Bikin garlic bread buat camilan sore aja biasanya, hehe. Dicocol saus sambal atau enggak, rasanya tetap enak dan gurih.

Garlic bread merupakan camilan yang paling mudah dan nggak memakan waktu banyak. Kalau bosan, bisa dimodifikasi seperti resep yang akan saya bagi ini. Cheesy garlic bread. Cuma perlu tambahan keju untuk taburan di atas rotinya sebelum dipanggang dalam oven. Rasa roti yang gurih dipadu dengan keju, pasti pas untuk acara kumpul-kumpul keluarga.

Cheesy garlic bread juga bisa diperkenalkan pada bayi satu tahun ke atas, dengan catatan sudah bisa menggigit makanan yang sedikit keras dan jangan lupa skip bagian garam. Biarkan rasa gurih didapat dari campuran butter, oregano, dan keju.

Bikinnya pun mudah, cuma oles-oles aja kayak bikin roti panggang cokelat keju yang pernah saya post resepnya minggu lalu.


Bahan:
  • Baguette, atau biasa kita sebut roti perancis
  • Keju cheddar parut
  • Unsalted butter atau mentega
  • Garlic powder
  • Garam atau kaldu bubuk secukupnya
  • Oregano

Cara membuat:
  • Potong serong baguette atau roti prancisnya.
  • Campur semua bahan kecuali keju, aduk rata. Cicipi sedikit, kalau masih kurang terasa garlic-nya, tambahin lagi. Kalau kurang asin, tambahin lagi garam atau kaldunya. Ingat! Kalau pakai salted butter nggak perlu tambahan garam lagi.
  • Oles ke salah satu permukaan rotinya. Setelah oles, taburi keju parut di atasnya. Lakukan sampai roti habis. Kalau butter menyisa, bisa ditutup rapat wadahnya dan disimpan dalam kulkas.
  • Kalau nggak suka keju atau nggak ada keju, bisa di-skip. Saya malah lebih sering bikin nggak pakai keju karena anak-anak kurang suka.
  • Panggang dalam oven dengan suhu 175 derajat Celcius selama 7-10 menit, atau sampai agak kuning keemasan saja.
  • Sajikan selagi hangat. Siapkan saus sambal atau saus keju di piring kecil terpisah sebagai cocolan.

Tips!


  • Garlic bread tak harus menggunakan baguette. Roti tawar pun bisa dipakai. Caranya, potong-potong roti secara memanjang sehingga menghasilkan bentuk stick.
  • Oregano akan lebih enak rasanya kalau ditabur setelah mengoles butter dan garlic-nya. Dengan begini, wangi oregano lebih keluar dan rasanya nggak tertutupi dengan butter. Saya mencampur semua bahan bumbu karena salah satu anak saya ada yang nggak suka dengan hehijauan, jadi saya "sembunyikan" dengan cara dicampur.
  • Kalau menggunakan salted butter, garam atau kaldu bubuk bisa di-skip.
  • Kalau mau mendapatkan roti yang lembut di tengah tapi garing pinggirannya, jangan dipanggang menurut resep. Cukup 5 menit memanggang, pinggiran sudah garing tapi tetap mendapatkan tekstur roti yang lembut di bagian tengahnya. Keju pun nggak ikut-ikutan kering.
  • Jika ingin mendapatkan rasa roti yang ngeju banget, campur keju cheddar yang sudah diparut dengan butter. Lalu taburkan mozarella di atas roti yang sudah diolesi butter tadi. Hmm begitu keluar dari oven, lelehan mozarella-nya pasti menggoda lidah.

Kalau di restoran-restoran Italia, garlic bread ini biasanya disajikan sebagai makanan pembuka atau appetizer. Kadang juga disajikan bersama kuah sup krim. Hmm, kalau disajikan kayak begini lengkapnya, bisa buat menu sarapan kayaknya, ya. Udah enak, dan kenyang pula. Apalagi kalau sup krimnya ada ayam atau mushroom-nya juga. Dimakan pas cuaca dingin-dinginnya menggigit seperti di Suly saat ini, cocok banget, deh!

17 comments :

  1. gampang ya mak, pake pan jg bisa kayanya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia, pake pan juga bisa. Tapi aku blm pernah coba hehehe.

      Delete
  2. Hihiii klo garlic bread ala wong ndeso nggak dioven deksul, kutaruh aja di atas teflon. Mentega kucairkan dulu, setelah agak dingin baru kumasukkan garlic powder dan oregano. Olesin di atas roti tawan dan taruh di atas teflon. Males ngidupin oven soalnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah males pake teflon, Budhe. Soalnya kudu ditungguin masaknya hahahhaha.

      Delete
  3. niatnya bikin garlic bread dari roti kalo masih ada sisa, tapi rotinya habis trus hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkw kalo gitu pas baru beli roti aja langsung dibikin, Mbak. :D

      Delete
  4. emang garam ga boleh ya buat anak keecil bu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di bawah setahun belum boleh. Di bawah 2 tahun juga seharusnya belum sih, tapi kebanyakan orang2 jaman dulu masukin garam biar ada rasa katanya. :)

      Delete
  5. tapi setelah dicampur, anaknya jadi mau makan yang "disembunyikan" itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa. Aku bilang itu sayur, sehat. :D :D

      Delete
  6. wah bisa dicoba nih, nanti habis akad nikah, penngen masak bareng istri, ah, *curcol ini namanya* haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ((habis akad nikah))
      YAKALI MAS ABIS AKAD NIKAH, MAH, CAPEEEEEK. :p :p :p

      Delete
  7. Cocok buat ngemil yaa aplg udah ujan melulu..kejunya ngga nahan mba

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. Oregano itu rempah, Mbak. Di supermarket ada kok dijual, di bagian2 bumbu2 bubuk. :)

      Delete
  9. Aku kalau di Malang sering beli bagguete soalnya dia awet haha. Makasih infonya mbak Iis, bisa aku coba nih. Jadi kalau makan bagguete gak lawaran :D

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^