To My Lovely Group, Monday FlashFiction

1.31.2014

Monday FlashFiction

Sebelumnya, saya mohon maaf karena seharusnya posting-an ini di-publish serentak. Bukan saya nggak mengindahkan, namun kenyataannya saya memang (sok) sibuk kemarin-kemarin. Ditambah lagi setiap saya buka draft surat cinta ini, mendadak blank. Nggak tau apa yang mau ditulis. Padahal banyak banget yang pengin saya tuang tentang MFF.

Baiklah, saya mulai dari awal jatuh cintanya aja, ya!


Waktu itu, setahun yang lalu, saya bergabung dengan salah satu grup yang isinya emak-emak blogger semua. Kemudian, saya lupa tepatnya tanggal berapa, ada salah satu emak (yang ternyata salah satu adminnya grup tersebut), ngajakin emak-emak yang lain untuk menulis flashfiction. Apa pula itu flashfiction? Saya penasaran. Asli. Pake banget. Apalagi lihat thumbnail yang dipasang di link-nya itu adalah gambar g-string warna merah. Apa-apaan ini?!

Lalu, pas saya buka (link-nya). Langsung saya jatuh cinta sodara-sodara! Sama ceritanya, ya, bukan orangnya! -____- Saya praktis langsung tertarik sama model ceritanya. Alurnya. Plotnya. Juga ending-nya. Kemudian saya nanya si Mbah dan beberapa teman kuliah saya tentang flashfiction (FF). Setelah lebih kurang ngerti tentang inti dari FF, saya coba beranikan diri untuk ikutan tantangannya: meneruskan penggalan cerita yang bergambar g-string merah tadi.

Dan yang kemudian terjadi adalah saya jatuh cinta. Berbulan-bulan, hingga akhirnya si Emak yang ngajakin 'oake' g-string merah tadi (baca: Mak Carra) melamar saya. Aduh, saya melayang dibuatnya. Saya dilamar! Oh, Tuhan, kenapa harus saya yang dipilihnya? Dari sekian banyaknya anggota yang aktif dan hasil karyanya oke punya, saya yang dipilih! Bukannya lebay, tapi saya memang senang menjadi bagian dari MFF.

****

Sekarang setahun sudah usianya. Banyak yang saya dapatkan dari MFF. Perlahan saya mengenal duo admin lainnya; yang galak dan yang macho. :D Yang pandai bersenandung dan yang pandai menggambar. Yang senang memakai boot dan yang senang memakai kamera (ga nyambung, ya) haha. Dari mereka, saya belajar memadatkan cerita. Dari mereka pula, saya belajar rendah hati.

Dari Mak Carra, saya belajar untuk tetap ceria. Dari Mbak La, saya belajar agak tegaan. :D Eh, belajar tegas, ding. Maap, yak! *piss*

Di MFF, setiap anggota diwajibkan memberikan kritik terhadap FF temannya sendiri. Bukan untuk sok-sokan. Bukan untuk pintar-pintaran. Bukan pula untuk saling merendahkan. Sama sekali bukan! Tapi untuk kemajuan cerita yang selanjutnya. Dari kritik-mengkritik ini, saya bisa tahu sedikit karakter teman-teman. Ada yang kritikannya didiamkan saja, ada yang dijawab tapi nggak direvisi, ada yang ditanggapi saja, bahkan ada yang terang-terangan nggak mau diomongi alias nggak mau terima dikasih kritikan! Hehehe, macam-macam, kan?

Tapi, sayang, makin ke sini makin jarang yang mengomentari isi ceritanya. Kebanyakan hanya mengomentari ceritanya aja. Yang lucu lah, yang seram lah, yang ngeri lah, yang sadis lah, dll. Mana ini kritikannyaaaa??? Saya sedih. Semangat menulis FF udah memudar sedikit-sedikit. Ingat waktu masih baru hangat-hangatnya lahir, seruuuuu banget! Saling mengkritik dan merevisi. Mudah-mudahan sekarang teman-teman MFF makin rajin blogwalking dan mengkritik, ya! Yang dikritik pun jangan merasa rendah diri! Itu semua kan demi perbaikan kualitas menulis di cerita berikutnya. Ya, kan? Ya, kan? ^_^

Lalu, kepada temen-temen yang dulu aktif, sekarang pada ke manaaa??? Saya makin sedih lagi jadinya. Banyak temen-temen yang pada ngilang. Bahkan setelah buku pertama kita terbit, mereka (entah) tahu apa nggak. Banyak banget yang ngilang. Apa perlu saya sebutin satu-satu di sini? Kebanyakaaaan! :(((

Saya berharap, semoga MFF semakin bermanfaat bagi para anggotanya. Pun anggotanya, kalau udah sukses jangan ngabur gitu aja, ya! Jangan sombong! Berbagilah sama yang lain. Saya merasa kita semua keluarga, saudara, adik, dan kakak. Saya cuma pengin di wall itu ramai setiap harinya sama titipan link temen-temen dan sedikit ceritanya.

Saya juga mohon maaf kalau selama menggawangi FM suka telat publish. Iya, saya suka lupa kadang. InsyaAlloh, ke depannya, bakalan punya reminder, deh. :)

Oh ya, gimana dengan kuis? Kita dulu sering ngadain kuis ya, paling enggak setiap 2 atau 3 bulan. Kayaknya, sih, enakan dilanjut saja, ya? Soalnya setelah MFF Idol kemarin tampaknya antusias kita semua menurun. Praktis setelah tahun baru pada jarang setor FF. Pada jarang yang titip link karya barunya. Pada jarang bercengkerama satu sama lainnya. Padahal kan saya rinduuuu. :(

Terakhir, saya berharap semoga temen-temen mulai aktif kembali di grup. Sering-seringlah tengok kami di rumah. Kami butuh perhatian dan kasih sayang. *halah* Kami menanti kehangatan yang dulu pernah kita cipta. Mari kita sama-sama belajar lagi dan berbagi ilmu lagi.

Terima kasih juga buat apresiasi temen-temen terhadap MFF. Kalau bukan karena kalian, siapa lagi? Jadi, kapan kita kopdar? Maret, yah! InsyaAllah saya mudik pada bulan itu. See you all there! ^_^

12 comments :

  1. Replies
    1. hihihihi aku kalo BW insyaA selalu komen kok ^^

      Delete
  2. Hwaaa... MARET!
    Tapi di Malang kan T.T

    ReplyDelete
  3. Kosongin jadwal bulan maret,he he. Di kondangan mba Nina kan ya?:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Azeeekkk! Sampai ketemu di bulan Maret, yah! Mudah2an bisa kopdaran kita! ^_^

      Delete
  4. Selamat hari lahir bt mff.....sukses sllu;)

    ReplyDelete
  5. kalau aku belum pernah ikutan mbak, cuma baca-baca aja. Salam kenal ya, maaf baru bisa mampir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Mbak. Loh, kenapa minta maaf? Nggak papa, kok. ^_^

      Delete
  6. Berkunjung di mari ya mbak, salam kenal saja dari saya orang tasikmalaya.

    ReplyDelete
  7. Baiklah. Baru baca sekarang :)))

    Aku ga tau sih. Kenapa sekarang semangat menurun. Tapi kukira, yah, pada jenuh kali yah. Semoga ga kelamaan jenuhnya. Konon katanya, kalo emang dasarnya passion sih bakalan balik lagi. No matter what.
    Aku sendiri jenuh juga, tapi suka kupaksain. Jadinya ceritanya kadang juga maksa. Gpp, ketimbang ga nulis sama sekali. Ada yang, ah, daripada maksa, mending ga nulis dulu. Yah, terserah masing-masing sih. Aku kalo ga nulis sih, bakalan kaku. Susah buat mulai lagi.
    Kebetulan sekarang aku lagi on project. Hmmmm... tampaknya memang bakalan agak berkurang intensitasnya di grup. Tapi kuusahakan selalu BW dan kasih masukan yg perlu. Apalagi skarang yg ikutan ga banyak lagi. Jadi ga ada alasan buat ga nengokin temen2 kan? Kalo cuma ngomenin ceritanya, biasanya karena cara berceritanya udah pas. Kalo udah pas, ya ga usah dikasih kritikan :))))

    Pokoknya selama masih ada yg nengokin grup FB, aku masih merasa ditemani belajar kok ^^

    Yuk, kita bikin rame grup lagi! :D
    Senang bekerja sama denganmu, Mpok :)

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^