About Kurdish

Apartemen tempat tinggal saya sekeluarga dulu.

Pada awalnya, nama blog saya ini Life In Suly. Kemudian berubah karena isi blog saya sekarang bukan hanya tentang kehidupan saya selama di Suly, Iraq-Kurdistan, saja, tapi ada tulisan-tulisan lain seperti cerpen, sajak, cerpen, sajak, dan flashfiction :p

Sekilas tentang Kurdistan. (Negara) Kurdistan terletak di bagian utara Irak. Secara geografis, beberapa bagian kota masih termasuk wilayah Irak. Kurdistan adalah (calon) negara yang memerdekakan dirinya sendiri. Beberapa bagian kotanya masih termasuk dalam wilayah begara lain seperti Turki, Syria, dan Iran, sementara tidak semua kota di Irak termasuk wilayah Kurdistan juga. Mereka hanya tinggal menunggu pengakuan dari dunia saja, karena hingga saat ini, yang saya dengar, PBB pun belum mengakui keberadaan Kurdistan sebagai sebua negara yang merdeka.

Kebetulan saya ikut suami pindah ke Kurdistan kemarin dan tinggal di sana selama 4.5 tahun. Cukup banyak memori tentang di sana yang nggak sempat saya ceritakan di blog.

Meski saat ini sekarang saya sudah back for good ke Indonesia, tepatnya di Jakarta, tulisan tentang Kurdistan akan tetap menjadi bagian dari blog ini. Mungkin saya akan menulis kembali nostalgia tentang Kurdistan, khususnya Sulaymaniyah (Suly).

Cerita-cerita saya selama di Suly bisa dibaca pada postingan yang berlabel Suly dan Iraq Kurdistan atau Cerita Kurdistan. Silakan mbaca-mbaca. Dan jika berkenan, silakan dikomentari yah tulisan sayanya. :)

Trimikisiii. :))
***

Note: Foto saya ambil dari sini. Makasih banyak Mas Andri untuk foto apartemennya. Saya ngga punya soalnya, hehe.

17 comments :

  1. mbak, duh sebagai penulis amatir, asli minder loh baca tulisan2 mbak Iis. Actually, dari masih kecil udah sering nulis mbak, beberapa kali ikutan seminar blogger sama pelatihan menulis tapi kayak nggak keasah gitu ilmunya haha kenapa ya, yaa begitulah. mungkin cuma ditakdirkan sebagai penulis amatir. muehehe. Well, just said :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 amatir ini kita, De. :D
      kuncinya, terus menulis. :)

      Delete
  2. Waaah....seru juga yaaa...salam kenal maaak...dan terus terang aku sering mendengar nama Kurdistan saat ikut beberapa sidang UN, terutama di Human Rights Council ...btw, seruuu ya menuangkan pengalaman hidup di negara lain...itu proyek diri sendiri yang belum abis-abis hehehe D:...thanks for shariiing...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mak. aiiiih, aku jadi malu :D
      sama2 ya maak :)
      ini sekalian buat dokumentasi pribadiku, biar ada kenangan saat tinggal di luar negeri :)

      Delete
  3. Replies
    1. waduh, baru baca ini. hihihi. makasih, Ila. :)))

      Delete
  4. saya selalu takjub dengan orang2 yg kaya imajinasi dan kaya rangkaian kata kaya mak, salam kenal mak.
    sangat inspiratif. harus berguru pd mak nie.

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaaahhh tulisannya biasa2 aja kok, mananya yang inspiratif? :D
      makasih ya udah mampir kemari. :)))

      Delete
  5. Waw tulisannya keren-keren banget, Mbak! *hormat pada suhu*. Salam kenal, ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih banyak mbak anggun. biasa2 aja kok tulisannya, nothing special. :D
      sama2, salam kenal juga :)))

      Delete
  6. Kenalan ah...si mbak orangnya rame dan seru kl diajak jalan pasti asyik.kpn mb kita jln bareng?

    ReplyDelete
    Replies
    1. *salaman*
      Assiiik diajakin jalan-jalan! Hayuuuu aku mauuu.. Jadi, kapan kita ke mana? *_^

      Delete
    2. mba isti boleh minta email? saya ditawarin kerja di suly. saya mau nanya nanya tentang suly. alamat email saya ahmadcahyadi.ac@gmail.com tolong di repson jika berkenan. thanks

      Delete
    3. Hai, Achmad. Silakan email saya di istiadzah.rohyati@gmail.com yah. Trimikisi. ^_^

      Delete
  7. assalamu'alaikum mbk isti,
    salam kenal sya iera.
    senang sekali baca cerita2nya mbk isti di kurdistan, jadi pengen ke kurdis juga.
    soalnya sya punya banyak teman disana mbk. di chuar kurna and ibril.

    ReplyDelete
  8. mbak salam kenal, mau tanya, saya punya teman dekat dengan laki2 kurdistan. dia mau ke indonesia, tp tidak bisa mendapatkan visa. saya jg gak ngerti maslah tersebut. mohon saran dari mbak isti. terima kasih

    ReplyDelete
  9. Met kenal yah mba, Geografi saya jelek nih mba hehe tapi jadi tau kurdish itu dimana, jauh juga ya

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^