Wahana Baru Dufan & Tips Asyik Naik Wahana Favorit

4.13.2018

Sejak beberapa tahun yang lalu, saya dan keluarga selalu jalan-jalan ke Dufan kalau mudik. Iya, mudiknya ke Jakarta, karena waktu itu saya masih tinggal di Kurdistan. Karena waktu yang ada hanya sedikit dan terbatas, jadilah kami memilih Dufan mengingat jarak tempuhnya yang sebentar dibanding tempat wisata lain yang terletak di Puncak atau Bogor. Lagipula, sekalian ngenalin Dufan ke anak-anak juga.

Dufan, Agustus 2015
Setiap kali mudik, setahun sekali, selalu ke Dufan lagi, Dufan lagi. Memang nggak pernah bosan. Dan ketika sudah benar-benar pindah ke Jakarta, langsung beli Annual Pass. Kebetulan juga waktu itu pas lagi ada promonya. Harapannya, bakalan sering-sering ke Dufan karena udah tinggal di Jakarta. Jadi, kapan pun ada waktu, bisa main ke sana tanpa mikirin tiket masuknya lagi. Kan, gratis!

Tapi, apa dengan tiket gratis itu serta-merta kami nggak bayar apa-apa? O, tentu tidak! Karena kami maunya puas bermain, maka dibeli lah itu yang namanya Fast Track. Ini lumayan banget, lho. Bayar dua ratus ribu, bisa naik 14 wahana favorit tanpa ngantre panjang! Ah, senangnyaaa bisa main Arung Jeram juga akhirnya, plus bareng anak-anak pula karena mereka udah masuk batas minimum tinggi badan. 

VIVA's Blogger on Vacation


Seneng banget ketemu Mbak Lidya lagi :)
Sabtu kemarin, 7 April 2018, saya bersama teman-teman blogger lain diundang VIVA.co.id untuk jalan-jalan ke Dufan. Nggak tanggung-tanggung, 1 blogger boleh mengajak dua anggota keluarganya untuk ikut liburan di Dufan juga! Ya Allah, nikmat mana kah yang kau dustakan? Saya cuma tinggal cari 1 tiket lagi aja untuk suami, sementara Manda kan masih belum bayar masuknya.

Dan percaya, nggak, saya baru tahu loh kalau maskot Dufan itu ternyata berjumlah 9 karakter yang terinspirasi dari binatang langka di Indonesia! Bahahaha ka mana wae atuh, ceuceu? Katanya sering bolak-balik ke Dufan, tapi teu apal-apal.

Jadi, ada yang tahu karakter Dufan itu sebenarnya binatang apa? Dia adalah kera bekantan, sodara-sodara! Hahaha. Baru ngerti, kan? Dufan itu punya pasangan, namanya Dufi. Tuh, Dufan aja punya pasangan, masa' kamu enggak? 😛

Selain Dufan dan Dufi, masih ada 7 karakter lainnya, yaitu Kabul (katak gembul), Bije (bison jenaka), Garin (garuda Indonesia), Tanit (tapir genit), Kombi (komodo gembira), Cili (kancil licik), Barus (babi rakus).

Ketika Press Conference di dalam Pentas Prestasi di Dufan, Pak Reynon selaku Manager Operasional Dufan berharap semoga dengan adanya tulisan-tulisan blogger ini, mampu membuat masyarakat lebih banyak main ke Dufan. Apalagi, buat yang jauh dari Jakarta, bisa ikut ngerasain enaknya Dufan dengan menggunakan harga tiket rombongan atau tiket pelajar dan mahasiswa.

Pak Reynon dan Mas Adi

Sementara itu, Mas Adi sebagai Pimpinan Redaksi VIVA.co.id bilang kalau emang sudah lama nggak ngadain acara Blogger Gathering seperti ini, terakhir kali itu tahun 2015, ke Pulau Bidadari. Wah, saya tau tuh soalnya temen-temen ada yang ikutan juga. Saya pas masih di Suly sih waktu itu. Jadi cuma bisa ngiri doang ngeliat yang lain pada jalan-jalan disponsorin. 

Harapannya, semoga blogger-blogger bisa semakin kenal dan dekat. Secara ya biasanya kan cuma ketemu lewat dunia maya aja, blogwalking-blogwaking doang gitu. Saya aja seneng banget bisa ketemu Mbak Lidya lagi akhirnya. Saking sibuknya doi, sampe-sampe susah ngatur waktu untuk jalan bareng. Pernah ngomongin sih mau jalan bareng, tapi akhirnya cuma wacana saja, hahaha.

Wahana Baru di Dufan



Asyik banget deh kalau ke Dufan pas lagi ada wahana baru. Jadi berasa merawanin karena memang baru launching. Sebenarnya sih tempat wahananya sendiri memang udah ada lama, tapi waktu itu itu nama wahananya Treasureland: Temple of Fire. Semacam pertunjukan bercerita. Nah, yang sekarang, nama wahananya Magic House.

Di Magic House, kita disuguhi pertunjukan sulap oleh pesulap profesional. Pada awalnya sang pesulap akan menunjukkan kebolehannya dalam keseimbangan. Seorang penonton perempuan diminta naik ke atas panggung, kemudian diminta untuk telentang di atas papan yang disanggahi dua buah kursi. Nantinya, kursi tersebut digeser perlahan, akan tetapi penonton perempuan itu tetap dalam posisi seimbang di atas kursi yang satunya.



Sesi selanjutnya, sang pesulap meminta 3 orang penonton naik ke atas panggung untuk memegang sebuah benda yang nantinya akan dibelah oleh pesulap dengan mata tertutup kain hitam. Wuih, ini bikin deg-degan banget loh. Masalahnya, giliran penonton laki-laki, alat yang dipakai pesulap untuk membelahnya adalah pedang! Pedang, sodara-sodara! Tapi si pesulap berhasil membelah semuanya. Kemudian, yang terakhir, sang pesulap menunjukkan lagi kebolehannya dalam menghipnotis.

Ada 11 orang penonton laki-laki yang naik ke atas panggung. Salah satu penonton akhirnya turun karena hipnotisnya mental. Dia terbangun setelah terhipnotis. Kemudian, ke-10 orang penonton ini diminta untuk melakukan hal yang diminta pesulap. Lucu-lucu semua! Tambah lucu karena ada salah satu artis lawak yang ikut naik untuk dihipnotis: Deny Cagur. Kebayang nggak lucunya kayak apa? 😂

Dream Playground

Selain Magic House, ada juga Dream Playground. Tapi sayangnya saya nggak sempat nyobain ke Manda karena sibuk main di luar terus seharian. Lalu ada Galactica, yang sebelumnya bernama Perang Bintang. Isinya sama semua sama Perang Bintang, cuma beda namanya aja. Terus dari situ masuk ke wahana Mysterious Island. Nah, ini seru banget. Karena I'am dan Shaki udah boleh masuk juga, jadi mereka sampai bolak-balik masuk. Terakhir, mereka berdua aja yang masuk, saya dan suami nungguin di luar. Hihihi. Oh ya, ada tipsnya supaya bisa nikmatin wahana berkali-kali. Saya share di bawah ya.


Oh ya, saya juga sempat rekam video waktu di Magic House kemarin, tapi ditambah sama video-video yang sempat saya ambil waktu di Dufan. Here it is!


5 Tips Asyik Nikmati Wahana Favorit di Dufan


Karena sebelum-sebelumnya udah pernah tahu yang namanya wahana Hello Kitty, jadi kemarin nggak ke sana lagi. Yang jadi favorit kami sekeluarga adalah Arung Jeram. Selain bisa basah-basahan, anak saya yang kedua, Shaki, udah bisa naik wahana ini! Ah, senangnyaaa. 

Dufan, September 2017

Karena Arung Jeram inilah, ke Dufan kali ini kami bawa baju ganti semuanya. Masing-masing anak bawa tasnya yang udah diisi baju ganti lengkap. Tapi sayang sekali, ternyata kemarin itu wahana Arung Jeramnya lagi direnovasi. Huhuhu. Pupus sudah harapan saya untuk bisa basah-basahan. Btw, anak saya pada cranky nggak pas antre Arung Jeram? Kan edan banget tuh, bisa sampai 1.5 jam aja. Alhamdulillaah, anak-anak saya pada nggak cranky, soalnya memang udah beli tiket Fast Track duluan. Demi banget ini, mah!

Oke, saya kan mau cerita tentang tips seru nikmatin Dufan, ya. Baiklah, kalau menurut saya sih, yang udah hampir tiap tahun ke Dufan terus dan sempat ngalamin trial and error ketika antre, ini list-nya.

1. Manfaatkan Tiket Annual Pass Ketika Promo


Bikin Annual Pass di akhir Desember 2016

Seperti bulan ini, April 2018, Dufan lagi ada promo untuk pembelian tiket Annual Pass. FYI, Annual Pass itu, tiket yang kita beli sekali di awal untuk masuk gratis selama setahun. Sebagai warga Jakarta, kalau lihat harga tiket Dufan pas weekdays kisaran 200 ribu, sementara di weekends mencapai 295 ribu, dan promo Annual Pass adalah 299 ribu, manakah yang lebih kamu pulih? O, kalau saya sih tentu saja yang Annual Pass!

Ketika ke Dufan akhir 2016, saya sekeluarga beli Annual Pass. Waktu itu pas banget lagi promo juga, padahal nggak ngecek-ngecek dulu sebelum pergi. Tanpa pikir panjang, langsung aja tuh beli. Lumayan, kan, bisa balik ke Dufan lagi kapan-kapan, nggak mikirin uang buat tiketnya? Paling cuma tinggal nyiapin buat makannya aja di sana nanti. Sama Fast Track biar puas.

2. Beli Tiket Fast Track


Nggak usah ragu dan merasa sayang sama uang 200 ribu yang dikeluarkan untuk beli Fast Track. Trust me, it's worth! 


Waktu ke Dufan tahun 2015, saya belum beli Fast Track karena anak-anak masih belum cukup tinggi badannya untuk naik wahana favorit. Kami cuma ngandelin tiket reguler aja. Ke Dufan tahun depannya juga belum beli. Tapi sempat nyesal juga begitu udah lihat antrean yang mengular. Waktu itu kami pikir Dufan lagi sepi karena pas hari sekolah. Tapi ternyata, justru ramai sama rombongan anak sekolah dari luar Jakarta. Hahaha.

Sejak saat itu, nggak akan lagi ke Dufan cuma pakai tiket reguler aja. Rugi. Capek ngantre doang tapi nggak nikmatin. Tau-tau aja udah sore, wahana yang baru dinaikin cuma 5 aja, itu pun yang bukan terlalu favorit. Huhuhu.

FYI, 14 wahana favorit yang bisa kita naikin dengan tiket Fast Track adalah Bianglala, Istana Boneka, Gajah Bledug, Alap-Alap, Galactica, Mysterious Island, Ice Age, Hysteria, Ontang-Anting, Kora-Kora, Niagara-Gara, Ubanga-Banga, Halilintar, Tornado. Seharusnya ada Arung Jeram di daftar nomor ke-15 kalau aja lagi nggak direnovasi.

Dengan segitu banyak wahana favorit yang bisa dinaikin pakai Fast Track, mendingan mana, ngabisin waktu buat ngantre 1-1.5 jam di 1 wahana favorit, atau naik 3-4 wahana dalam waktu 1 jam aja? Bahkan di 1 wahana bisa bolak-balik naikin terus. Kira-kira, lebih untung mana?

3.  Beli Makan On The Spot aja!


Emang nggak ada yang bisa nolak godaan es krim di Dufan! :D

Kalau ke Dufan pada bawa bekal? Repot, Bu. Anak-anak saya mah kalau dibawain tetap nggak mau dimakanin di sana. Soalnya ada jajanan yang lebih menarik daripada nasi dan mie goreng buatan Mamanya. Hahaha. Jadi ya, daripada saya gondok, bawa bekal berat-berat tapi nggak dimakanin, mendingan keluar duit aja buat makan bareng di sana. Tenang aja, di sana ada McDonald's, Yoshinoya, Shihlin pun banyak. Mau yang nasi atau mie ayam? Ada menu baso dan mie ayam jgua nasi goreng di Baso Afung. Resto-resto lain pun banyak di sekitaran wahanan-wahana. Kita nggak akan kelaparan. ;)

Apa nggak boros beli makan di sana?

Begini, lho. Di Dufan itu memang tempatnya rekreasi, tapi bukan berarti cocok untuk piknik. Ya kali kita mau gelar tiker sambil makan nasi, sementara orang pada lalu-lalang ngeliatin kita gitu? Hihihihi. Come on, kita ke Dufan kan mau having fun! Nikmatin aja lah makanan yang tersedia di sana!

Nih, saya kasih tahu ya. Yang bikin boros itu bukan beli makan berat, tapi JAJAN! Kalau makan berat kan ketahuan ya cuma sekali aja pas siang, paling pengeluaran untuk 1 porsi sekitaran 50 ribu maksimal. Sementara jajan, sosis bakar aja bisa 10-20 ribu. Snack ciki-cikian 10 ribu sebungkus (tapi dapat banyak isinya), es krim, belum lagi yang pop corn Jolly Time 🙈 Thai tea aja bertebaran di mana-mana, huhuu. Kalau mau lebih hemat, boleh lah bawa camilan sendiri supaya mata nggak kalap lihat kios-kios jajanan di sana. Hehe.


Untuk minum, bawa aja botol dari rumah. Di sana banyak keran air siap minum yang bisa kita ambil langsung untuk minum. Airnya segar sekali apalagi di saat teriknya matahari di siang hari. Saya bolak-balik tuh ngisi air di botol. 😅

4. Datang Lebih Awal dan Pulang Belakangan


Jam operasional Dufan itu mulai pukul 10 pagi. Nah, baiknya, datang sejam sebelumnya untuk antre beli tiket di loket. Jadi, pas tiket udah di tangan, bisa langsung jalan menuju pintu utama Dufan, tunggu sampai jam 10 waktu bukanya. Biar puas mainnya kan masuk pas Dufan baru buka, pulangnya juga kalau bisa sampai jamnya Dufan tutup aja. FYI, weekday tutupnya pukul 18.00 sementara weekend pukul 20.00 WIB.

Kalau mau praktis pas di loket, sekarang sih udah bisa ya beli tiket secara online. Jadi, pas di sana cuma tinggal kasih lihat aja e-ticket-nbya di loket. Tetep ya bok, kudu antre di loket, karena nggak bisa cuma modal e-ticket doang masuk Dufannya. Mari kita doakan saja semoga suatu waktu Dufan membuka loket khusus buat yang udah beli tiket online, yah. Jadi nggak perlu antre bareng-bareng sama yang pada belum punya tiket. Kan lumayan tuh soalnya yang antre sendirian bisa untuk  beli tiket bersepuluh orang.

5. Pakai Baju dan Sepatu yang Nyaman


Kacamata hitam jangan ketinggalan, ya! 😎

Ya kali ke Dufan mau pakai gamis sama sepatu wedges. Hehehe. Boleh-boleh aja, sih, tapi nanti kamu kecapekan sendiri, lho. Di sana tuh kita bakalan jalan sepanjang waktu. Luasnya Dufan aja sekitar 9.5 hektare. Yakin kamu mau pakai wedges di sana? 

Kalau baju, pakai gamis juga nggak apa-apa selama kamu nggak berniat naik wahana yang memacu adrenalin. Kan ribet aja ya, lagi naik Tornado gitu rok gamis kamu berkibar-kibar di udara? Sementara kamu sibuk nggak mau keliatan dalemannya. Hehehe. Pakai kaos sama celana jins udah paling bener, plus kets. You'll never go wrong with casual-look in Dufan! 😎

Kayaknya tips-nya jadi panjang bener ya penjelasannya? Nggak apa-apa lah ya, biar jelas sejelas-jelasnya juga. Oh ya, bonus tips: pergi ketika weekday! Sekali-kali anak pada bolos sehari nggak apa-apa kali ya demi bonding yang kuat antara orang tau dan anak? 😅


Dufan, April 2018
Blogger Gathering VIVALOVAxDufan

Terima kasih, VIVA!

4 comments :

  1. Wah terakhir ke Dufan tahun 2012 kayaknya, udah lama banget :P
    Semoga bisa kesana lagi nanti sama keluarga untuk seru-seruan. Thanks tipsnya mba :)

    ReplyDelete
  2. Kangen bangettt sama dufan, terakhir ke sini SD kelas dua kayaknya, duuh jadul amat yaaaak.

    ReplyDelete
  3. Seru bangeett, saya dong belum pernah ke Dufan
    *lalu nangis di pojokan 😂

    ReplyDelete
  4. Waaa asik ya mba ada beberapa wahana baru, ada sulap lagi ya.. :D Ajak anak-anak pasti seneng banget nih ke Dufan.. Terakhir ke sana kayaknya udah 10 tahun lalu.. Hehe.. Sekarang pasti lebih bagus dan makin banyak wahana buat seluruh keluarga..

    ReplyDelete

Thank you for reading my story. I would be very pleased if you leave a comment here. ^__^